Unlimited Richness : Sukacita


(Dr. Manlian Ronald Adventus Simanjuntak, ST, MT, D.Min)


Kekayaan yang tidak terbatas di dalam hidup jelas diungkapkan oleh Rasul Paulus di dalam tulisannya kepada jemaat di Filipi. Hal inilah yang menjadi padanan hidup kita, dimana kekayaan yang tidak terbatas adalah ?sukacita untuk hidup di dalam Tuhan?. Sukacita merupakan suatu aktifitas dinamis dengan berfokus kepada Tuhan atas segala anugerah yang IA berikan kepada kita. Sering kali di dalam hidup kita, kita menerjemahkan sukacita sebagai bentuk ucapan terima kasih atas segala keberhasilan maupun keuntungan di dalam hidup kita. Namun ternyata jika kita belajar dari surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Filipi, sukacita diaplikasikan dengan jelas di seluruh kehidupan kita, bukan hanya kebaikan, namun segala keburukan dan tantangan hidup juga merupakan bagian penting yang tidak terpisahkan.

Pertanyaan penting yang akan dijawab saat ini adalah, bagaimanakah implikasi sukacita di dalam kehidupan kita sesuai dengan surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Filipi? Untuk menjawab hal ini, kebenaran firman Tuhan yang disampaikan oleh surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Filipi yang difirmankan di dalam Alkitab mulai dari pasal 1-4.

Dengan latar belakang penulisan Rasul Paulus yang menderita di penjara, sukacita dapat diartikan sebagai tindakan kasih nyata untuk bertindak secara aktif dengan berfokus kepada Tuhan melalui berbagai cara, yaitu: selalu mengucap syukur (Filipi 1:3,5), tekun berdoa (Filipi 1:4), bersaksi (Filipi 1:14-18), bekerja memberi buah (Filipi 1:21-22), hidup berpadanan dengan Kristus (Filipi 1:27-29), hidup rendah hati (Filipi 2:3b), hidup taat kepada Tuhan (Filipi 2:12), bermegah di dalam Kristus (Filipi 3:3b). Delapan implikasi ini yang menjadi jawaban pertanyaan di atas sebagai refleksi nyata di dalam kehidupan kita. Di dalam sukacita tersebut ketika kita melakukannya, maka anugerah dan kekayaan yang sangat tidak terbatas nyata di dalam hidup kita. Untuk lebih mendalami hal tersebut di atas, beberapa implikasi yang dilakukan, yaitu:

a. Hidup selalu mengucap syukur memiliki pemahaman bahwa Tuhan lebih dulu melakukan pekerjaan baik (Filipi 1:6), hidup untuk terus mengasihi sesama (Filipi 1:7), dan bersyukur oleh karena TuhanYesus sangat merindukan manusia (Filipi 1:8).

b. Tentang hal berdoa, dilakukan dengan cara: berdoa dengan sukacita (Filipi 1:4), berdoa untuk mengucapkan syukur atas segala pengetahuan & pengertian (Filipi 1:9), dan berdoa untuk memuliakan & memuji Allah (Filipi 1:11).

c. Bersaksi bagi Kristus memiliki sikap: tidak takut menyatakan kebenaran Firman Tuhan (Filipi 1:14), mengasihi sesama (Filipi 1:16), jujur (Filipi 1:18), serta memuliakan Tuhan di dalam hidup (Filipi 1:20).

d. Bekerja memberi buah memiliki pemahaman untuk: memiliki keyakinan di dalam Tuhan (FIlipi 1:25), bekerja bersama-sama (Filipi 1:25), dalam bekerja lalu tinggal bersama-sama (Filipi 1:25), dan maju bersama-sama (Filipi 1:25).

e. Hidup berpadanan dengan Kristus, yaitu: hidup di dalam Tuhan, karena IA dapat melihat & mendengar kita (Filipi 1:27), hidup dalam satu Roh (Filipi 1:27), hidup dalam sehati sejiwa (Filipi 1:27), hidup beriman (Filipi 1:27), tidak gentar oleh lawan/musuh (Filipi 1:28), ada keselamatan dari Allah (Filipi 1:28), hidup percaya kepada Tuhan (Filipi 1:29), hidup menderita untuk Tuhan (Filipi 1:29)

f. Hidup rendah hati dengan sikap: mengutamakan orang lain (Filipi 2:3), menyangkal diri (Filipi 2:3), mengambil rupa sebagai hamba (Filipi 2:7), mengakui bahwa Tuhan berkuasa (Filipi 2:10)

g. Hidup taat dengan Tuhan dengan cara: ada integritas dan tanggal terhadap hukum Tuhan (FIlipi 2:12), melakukan pekerjaan dengan tidak bersungut-sungut (FIlipi 2:14), selalu berpegang pada firman Tuhan (Filipi 2:16), bagi DIA tidak ada yang percuma (Filipi 2: 16).

h. Bermegah di dalam Kristus dengan cara: hanya percaya kepada kebenaran Tuhan (Filipi 3:8-9), tidak mempercayai hal-hal lahiriah (FIlipi 3:3-4), menaati hukum Taurat (Filipi 3:6), sempurna di dalam Kristus (Filipi 3:15-16)

Marilah kita terus bersukacita untuk segala hal yang kita nikmati saat ini, dan terus hidup di dalam Tuhan untuk menyenangkan DIA. Selamat melayani, Tuhan senantiasa memberkati................................................