TANGERANG – Suasana berbeda tampak di area Harvest Square pada Selasa pagi (10/02/2026). Dominasi warna merah dan merah muda (pink) menghiasi lokasi seiring dengan digelarnya Chapel Mahasiswa: Valentine Edition. Mengusung tema "Hubungan yang Sehast Dalam Kristus: Celebrating God's Ultimate Love for Us", acara ini mengajak seluruh Mahasiswa untuk memaknai kasih sayang bukan sekadar tradisi duniawi, melainkan cerminan kasih Tuhan yang sempurna. Acara yang dimulai pukul 08.30 WIB ini berlangsung meriah namun tetap khidmat. Mahasiswa yang hadir tampak antusias mengikuti rangkaian ibadah yang dibalut dengan konsep yang segar dan relevan dengan kehidupan anak muda masa kini. Puncak acara diisi dengan sesi talkshow inspiratif yang menghadirkan narasumber berkompeten untuk membedah makna hubungan yang sehat dari perspektif iman Kristen: • Ps. Garry Kurniawan & Priskila Paay Kurniawan: Pasangan Pastor IFGF Karawaci sekaligus Ketua Yayasan WHC ini membagikan kesaksian serta tips praktis mengenai dinamika hubungan. Mereka menekankan bahwa hubungan yang sehat hanya bisa terwujud jika setiap individu memiliki akar yang kuat di dalam kasih Kristus terlebih dahulu. • Dr. Harls Evan R. Siahaan, M.Th: Selaku Kaprodi Teologi, beliau memberikan tinjauan teologis mengenai bagaimana Firman Tuhan menjadi standar utama dalam menjalin relasi, baik dalam persahabatan maupun hubungan asmara. Chapel Mahasiswa berlangsung dengan penuh sukacita. Selain sesi diskusi, momen ini menjadi wadah bagi para mahasiswa untuk mempererat kebersamaan dalam lingkungan kampus yang suportif. Perayaan ini mengingatkan bahwa kasih sayang yang paling murni bersumber dari hubungan pribadi yang kuat dengan Sang Pencipta. Pemilihan lokasi di Harvest Square memberikan kesan terbuka dan santai, mendukung suasana kekeluargaan antar mahasiswa. Selain pujian penyembahan, momen ini juga menjadi ajang bagi mahasiswa untuk mempererat persekutuan (fellowship) melalui dresscode yang selaras, menciptakan pemandangan visual yang melambangkan kehangatan kasih. Melalui kegiatan ini, STT Internasional Harvest berharap para mahasiswa tidak hanya cerdas secara akademis dan teologis, tetapi juga memiliki kedewasaan emosional dalam membangun hubungan yang memuliakan nama Tuhan.